- Peningkatan Branding Kawasan Pantai melalui Eksplorasi Karakteristik Alam Sekitar
- MotoGP Mandalika 2026: Sempurna! Marco Bezzecchi Juara, Dominasi Mutlak Aprilia Kuasai Top 4
- Hasil Sprint Race MotoGP Mandalika: Marc Marquez Segel Kemenangan Perdana di Lombok
- Banjir Bandang dan Longsor Dahsyat Terjang Gorkha, Infrastruktur Vital Hancur Total
- Kondisi, Pasca Bajir Bandang di wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat
- Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 Apakah Libur? Cek Informasinya
- Kronologi Peristiwa Berdarah G30S PKI, Sejarah Kelam Bangsa Indonesia!
- Komandan Batalyon I Tjakrabirawa yang Jadi Pemimpin Lapangan Peristiwa G30S/PKI
- Pencarian Korban KM Virgo Resmi Diperpanjang hingga 7 Hari ke Depan
- Fenomena Batuk Berlama-lama Marak di Masyarakat: Apakah Gejala Covid-19 atau Faktor Lain ?
Kemkomdigi Menjadi Kontributor Terbesar PNBP Kementerian/Lembaga di Kuartal I-2025

Zona Today - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berhasil mencatatkan capaian sebagai penyumbang terbesar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di antara seluruh kementerian dan lembaga (K/L) pada kuartal I-2025. Dari total PNBP K/L senilai Rp29,7 Triliun, Kemkomdigi menyumbang Rp3,25 Triliun atau sekitar 10,9 persen, melampaui kementerian besar lainnya seperti Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).
Prestasi ini disoroti dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Plh Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suahasil Nazara dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat pada Kamis (08/05/2025).
“PNBP K/L mencapai Rp29,7 Triliun, di mana 71,7 persen berasal dari 10 kementerian utama, yang menunjukkan peran signifikan K/L dalam konteks PNBP,” ujar Suahasil.
- Bahaya Mendiagnosis Penyakit di Internet0
- Kiprah Perempuan Desa dalam Kesuksesan TMMD ke-124 di Mempawah0
- Ratusan Siswa Antusias Mengikuti Edukasi Politik0
- Perempuan Perlu Ruang Jadi Pemimpin Konflik0
- Kuliner Mahasiswa Surabaya: Porsi Besar, Harga Bersahabat0
Per 31 Maret 2025, realisasi PNBP tercatat sebesar Rp115,9 Triliun atau 22,6 persen dari target APBN 2025 yang sebesar Rp513,6 Triliun. Sumber utama PNBP terdiri dari SDA migas, SDA non-migas, dividen BUMN, BLU, dan sektor lainnya.
Daftar K/L Penyumbang PNBP Terbesar Kuartal I-2025:
- Kementerian Komunikasi dan Digital - Rp3,25 Triliun (10,9%)
- Kementerian Perhubungan - Rp3,16 Triliun (10,6%)
- Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan - Rp2,22 Triliun (7,4%)
- Kepolisian RI - Rp2,12 Triliun (7,1%)
- Kejaksaan - Rp0,81 Triliun (2,7%)
- Kementerian ATR/BPN - Rp0,80 Triliun (2,7%)
- Kementerian Agama - Rp0,56 Triliun (1,9%)
- Kementerian Hukum - Rp0,53 Triliun (1,8%)
- Kementerian Ketenagakerjaan - Rp0,48 Triliun (1,6%)
- Kementerian Pertahanan - Rp0,47 Triliun (1,6%)
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid memberikan apresiasi atas capaian ini dan menekankan pentingnya peningkatan pelayanan publik. Capaian ini adalah hasil kerja keras tim, yang menjadi dorongan untuk terus meningkatkan layanan dan inovasi digital demi mendukung penerimaan negara.
Suahasil juga menambahkan bahwa Kemenkeu bersama beberapa K/L lainnya sedang merumuskan langkah-langkah intensifikasi dan ekstensifikasi untuk mengoptimalkan potensi PNBP di masa depan.
Capaian Kemkomdigi ini menegaskan bahwa sektor komunikasi dan digital memainkan peran vital dalam mendukung penerimaan negara non-pajak, seiring dengan berkembangnya ekosistem digital nasional.
Hashtag : #Zona #Today #ZonaToday #KemkomdigiPNBP2025 #PNBP #DigitalEconomy #PenerimaanNegara #KementerianKomunikasi #LayananDigital #EkosistemDigital #PemanfaatanTeknologi #InovasiDigital











