- Peningkatan Branding Kawasan Pantai melalui Eksplorasi Karakteristik Alam Sekitar
- MotoGP Mandalika 2026: Sempurna! Marco Bezzecchi Juara, Dominasi Mutlak Aprilia Kuasai Top 4
- Hasil Sprint Race MotoGP Mandalika: Marc Marquez Segel Kemenangan Perdana di Lombok
- Banjir Bandang dan Longsor Dahsyat Terjang Gorkha, Infrastruktur Vital Hancur Total
- Kondisi, Pasca Bajir Bandang di wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat
- Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 Apakah Libur? Cek Informasinya
- Kronologi Peristiwa Berdarah G30S PKI, Sejarah Kelam Bangsa Indonesia!
- Komandan Batalyon I Tjakrabirawa yang Jadi Pemimpin Lapangan Peristiwa G30S/PKI
- Pencarian Korban KM Virgo Resmi Diperpanjang hingga 7 Hari ke Depan
- Fenomena Batuk Berlama-lama Marak di Masyarakat: Apakah Gejala Covid-19 atau Faktor Lain ?
Trump Dorong Gencatan Senjata Sementara 30 Hari di Konflik Ukraina
Trump mengusulkan gencatan senjata 30 hari di Ukraina guna membuka peluang dialog damai antara pihak bertikai.

Keterangan Gambar : Diskusi AS-Ukraina
Trump Usulkan Gencatan Senjata 30 Hari di Ukraina
KBRN, Washington: Mantan Presiden AS Donald Trump mengusulkan gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari dalam konflik Rusia-Ukraina. Trump memperingatkan akan ada sanksi lebih lanjut jika gencatan senjata tersebut dilanggar.
Menurut Politico, Jumat (9/5/2025), Trump menyatakan di unggahannya di Truth Social bahwa ia berkomitmen untuk mencapai perdamaian antara Rusia dan Ukraina, sebuah perubahan dari sikap sebelumnya yang cenderung lebih keras dan mengindikasikan bahwa AS bisa mundur dari pembicaraan jika tidak ada kemajuan.
Trump kini mengambil pendekatan lebih tegas terhadap Rusia, merasa frustrasi karena gagal mengakhiri perang dalam waktu 100 hari pertama. Ia menekankan bahwa gencatan senjata ini harus menjadi langkah awal menuju kesepakatan damai dan bahwa kedua negara bertanggung jawab menjaga perdamaian.
- Kemkomdigi Menjadi Kontributor Terbesar PNBP Kementerian/Lembaga di Kuartal I-20250
- Bahaya Mendiagnosis Penyakit di Internet0
- Kiprah Perempuan Desa dalam Kesuksesan TMMD ke-124 di Mempawah0
- Ratusan Siswa Antusias Mengikuti Edukasi Politik0
- Perempuan Perlu Ruang Jadi Pemimpin Konflik0
Meskipun demikian, Trump secara tidak langsung menyalahkan Rusia atas berlanjutnya konflik tersebut. Ia juga menegaskan bahwa negosiasi perdamaian akan tetap dilakukan bersama para pemimpin Eropa.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kekhawatiran negara-negara Eropa yang merasa terpinggirkan dalam pembicaraan. Sementara itu, Wakil Presiden JD Vance menyatakan bahwa Rusia telah menolak gencatan senjata 30 hari, dengan alasan bahwa tuntutan yang diajukan terlalu tinggi. Vance juga mengungkapkan bahwa pemerintahan AS sedang mempertimbangkan solusi jangka panjang dan menyarankan kedua pihak untuk berunding demi mencari penyelesaian damai, mengingat perbedaan besar antara posisi Rusia dan Ukraina.
Hashtag
#Trump #GencatanSenjata #Perdamaian #RusiaUkraina #PolitikInternasional #PerangUkraina #SanksiTrump #NegosiasiDamai #KepemimpinanGlobal #SolusiDamai #Eropa #PenyelesaianPerang #Zona #Today #ZonaToday
Video Terkait:











