- Tim Debutan yang Hampir Menumbangkan Juara Bertahan Argentina di Piala Dunia 2026
- Persaingan Top Skor Piala Dunia 2026 Memanas! Mbappe dan Messi Berburu, Haaland Terus Mengintai
- Danantara Mulai Bersih-Bersih PT Pos Indonesia, Dugaan Rekayasa Keuangan Terungkap
- Tiga Tuan Rumah Hadapi Ujian Sesungguhnya di 16 Besar Piala Dunia 2026
- Piala Dunia 2026: Wakil Asia Resmi Habis, Mimpi Cetak Sejarah Kembali Pupus di Babak Gugur
- Universitas Garut Kembangkan Website PT Mandraguna Pusaka Indonesia
- Resmi Berlaku 1 Agustus 2026! Pajak Marketplace Mulai Dipungut, Seller Wajib Tahu
- Bukan Cuma Sepak Bola! Kuliner di Piala Dunia 2026 Jadi Daya Tarik Baru
- Lukaku Belum Habis! Gol Krusial dan Mental Baja Bawa Belgia Bangkit Dramatis di Piala Dunia 2026
- Hasil Piala Dunia 2026 2 Juli: AS Lolos, Belgia Bangkit Dramatis! Babak 32 Besar Makin Panas
Trump Dorong Gencatan Senjata Sementara 30 Hari di Konflik Ukraina
Trump mengusulkan gencatan senjata 30 hari di Ukraina guna membuka peluang dialog damai antara pihak bertikai.

Keterangan Gambar : Diskusi AS-Ukraina
Trump Usulkan Gencatan Senjata 30 Hari di Ukraina
KBRN, Washington: Mantan Presiden AS Donald Trump mengusulkan gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari dalam konflik Rusia-Ukraina. Trump memperingatkan akan ada sanksi lebih lanjut jika gencatan senjata tersebut dilanggar.
Menurut Politico, Jumat (9/5/2025), Trump menyatakan di unggahannya di Truth Social bahwa ia berkomitmen untuk mencapai perdamaian antara Rusia dan Ukraina, sebuah perubahan dari sikap sebelumnya yang cenderung lebih keras dan mengindikasikan bahwa AS bisa mundur dari pembicaraan jika tidak ada kemajuan.
Trump kini mengambil pendekatan lebih tegas terhadap Rusia, merasa frustrasi karena gagal mengakhiri perang dalam waktu 100 hari pertama. Ia menekankan bahwa gencatan senjata ini harus menjadi langkah awal menuju kesepakatan damai dan bahwa kedua negara bertanggung jawab menjaga perdamaian.
- Kemkomdigi Menjadi Kontributor Terbesar PNBP Kementerian/Lembaga di Kuartal I-20250
- Bahaya Mendiagnosis Penyakit di Internet0
- Kiprah Perempuan Desa dalam Kesuksesan TMMD ke-124 di Mempawah0
- Ratusan Siswa Antusias Mengikuti Edukasi Politik0
- Perempuan Perlu Ruang Jadi Pemimpin Konflik0
Meskipun demikian, Trump secara tidak langsung menyalahkan Rusia atas berlanjutnya konflik tersebut. Ia juga menegaskan bahwa negosiasi perdamaian akan tetap dilakukan bersama para pemimpin Eropa.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kekhawatiran negara-negara Eropa yang merasa terpinggirkan dalam pembicaraan. Sementara itu, Wakil Presiden JD Vance menyatakan bahwa Rusia telah menolak gencatan senjata 30 hari, dengan alasan bahwa tuntutan yang diajukan terlalu tinggi. Vance juga mengungkapkan bahwa pemerintahan AS sedang mempertimbangkan solusi jangka panjang dan menyarankan kedua pihak untuk berunding demi mencari penyelesaian damai, mengingat perbedaan besar antara posisi Rusia dan Ukraina.
Hashtag
#Trump #GencatanSenjata #Perdamaian #RusiaUkraina #PolitikInternasional #PerangUkraina #SanksiTrump #NegosiasiDamai #KepemimpinanGlobal #SolusiDamai #Eropa #PenyelesaianPerang #Zona #Today #ZonaToday
Video Terkait:











