Tim UPN Mengabdi Gelar Pelatihan Smart Aquaculture Berbasis IoT di Desa Banjarsari Gresik
UPN Veteran Jatim Latih Pokdakan Gresik Sistem IoT dan Rantai Pasok Digital

By Redaksi ZN 11 Agu 2026, 17:57:58 WIB Teknologi
Tim UPN Mengabdi Gelar Pelatihan Smart Aquaculture Berbasis IoT di Desa Banjarsari Gresik

ZONA TODAY GRESIK — Sebagai kelanjutan dari program digitalisasi sektor perikanan, Tim Pengabdian Masyarakat UPN Veteran Jawa Timur melalui skema UPN Mengabdi resmi menggelar pelatihan intensif bagi kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Mandiri di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Pelatihan ini berfokus pada peningkatan kapasitas petambak lokal dalam mengadopsi teknologi Smart Aquaculture, integrasi inovasi berbasis Internet of Things (IoT), serta penerapan manajemen rantai pasok digital untuk mendongkrak efisiensi usaha operasional mereka.

Program strategis ini diinisiasi dan didampingi langsung oleh tim dosen lintas disiplin ilmu UPN Veteran Jawa Timur yang terdiri dari:

  • Isna Nugraha, ST., MT. (Ketua Tim - Program Studi Teknik Industri)
  • Sugiarto, S.Kom., M.Kom. (Anggota - Program Studi Bisnis Digital)
  • Dr. Wahyu Santoso, SP., MP. (Anggota - Program Studi Agribisnis)
  • Serta keterlibatan aktif sejumlah Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur dalam memandu praktik teknologi lapangan.


Suasana pelatihan penerapan teknologi IoT dan manajemen rantai pasok digital oleh Tim UPN Mengabdi bersama Pokdakan Mandiri di Banjarsari, Gresik.

Ketua Tim Pengabdian, Isna Nugraha, ST., MT., menyampaikan bahwa pelatihan ini didesain agar para petambak tidak hanya mengenal teori, melainkan mampu mengoperasikan langsung perangkat cerdas di area kolam budidaya mereka. Melalui sentuhan IoT, petambak kini dapat memantau parameter kualitas air seperti suhu, pH, dan kadar oksigen secara *real-time* melalui gawai.

Selain efisiensi produksi di hulu, aspek hilir menjadi perhatian serius tim pengabdi. Pelatihan manajemen rantai pasok digital diberikan guna membekali Pokdakan Mandiri dengan kemampuan tata kelola logistik pakan, pemetaan jadwal panen, hingga teknik pemasaran digital guna memotong mata rantai distribusi konvensional yang kerap merugikan petambak.

"Adopsi teknologi IoT dalam *Smart Aquaculture* membantu mengurangi risiko gagal panen akibat perubahan kualitas air yang mendadak. Dikombinasikan dengan manajemen rantai pasok digital, para anggota Pokdakan diharapkan mampu mengelola siklus bisnis ikan mereka secara mandiri, transparan, dan memiliki posisi tawar harga yang lebih tinggi di pasar global ekosistem digital," jelas Isna Nugraha dalam sesi pelatihan.

Para peserta dari Pokdakan Mandiri Banjarsari tampak antusias mengikuti setiap sesi simulasi alat dan aplikasi manajemen rantai pasok. Melalui pelatihan terstruktur ini, Desa Banjarsari diproyeksikan siap bertransformasi menjadi salah satu sentra perikanan budidaya modern berbasis teknologi digital terdepan di wilayah Kabupaten Gresik.

Tags/Hashtags: #UPNVeteranJatim #SmartAquaculture #IoTPerikanan #RantaiPasokDigital #PokdakanMandiri #BanjarsariGresik #UPNMengabdi




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment