UPN Veteran Jatim Inisiasi Smart Aquaculture dan Rantai Pasok Digital di Banjarsari Gresik
Tim Pengabdian Masyarakat UPN Veteran Jawa Timur saat melakukan koordinasi dan survei kebutuhan bersama Pokdakan Mandiri di Desa Banjarsari, Cerme, Gresik.

By Redaksi ZN 31 Jul 2026, 16:20:14 WIB Pendidikan
UPN Veteran Jatim Inisiasi Smart Aquaculture dan Rantai Pasok Digital di Banjarsari Gresik

ZONA TODAY GRESIK — Komitmen nyata dalam memajukan sektor perikanan budidaya berbasis teknologi terus digalakkan oleh institusi akademis. Melalui skema program UPN Mengabdi, Tim Pengabdian Masyarakat dari UPN Veteran Jawa Timur resmi mengawali program *Smart Aquaculture* dan Rantai Pasok Digital di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Langkah awal program strategis ini ditandai dengan pelaksanaan survei kebutuhan lapangan serta koordinasi intensif bersama kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Mandiri pada beberapa waktu lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan tantangan nyata yang dihadapi para petambak lokal, sekaligus menyelaraskan implementasi teknologi agar tepat sasaran.
Keterangan : Sumber Dokumentasi Tim PKM

Program pengabdian lintas disiplin ilmu ini dipimpin langsung oleh para pakar di bidangnya, antara lain:

  • Isna Nugraha, ST., MT. (Ketua Tim - Program Studi Teknik Industri)
  • Sugiarto, S.Kom., M.Kom. (Anggota - Program Studi Bisnis Digital)
  • Dr. Wahyu Santoso, SP., MP. (Anggota - Program Studi Agribisnis)
  • Serta keterlibatan aktif sejumlah Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur yang ikut terjun langsung ke lapangan.

Ketua Tim Pengabdian, Isna Nugraha, ST., MT., menjelaskan bahwa kolaborasi multisektoral ini sengaja dirancang untuk menyentuh dua aspek krusial hulu dan hilir pertambakan. Dari sisi hulu, inovasi *Smart Aquaculture* diproyeksikan mampu mengoptimalkan efisiensi budidaya perikanan melalui monitoring kondisi air dan manajemen pakan secara pintar.

Sementara dari sisi hilir, penguatan Rantai Pasok Digital dihadirkan untuk memutus jalur distribusi yang merugikan petambak. Sistem digital terintegrasi ini dirancang agar Pokdakan Mandiri memiliki akses langsung ke pasar yang lebih luas dengan harga yang lebih kompetitif dan transparan.

"Melalui survei kebutuhan ini, kami mengumpulkan data primer mengenai kendala operasional, fluktuasi kualitas air tambak, hingga hambatan logistik penjualan yang dialami Pokdakan Mandiri. Data inilah yang menjadi pondasi kami dalam merancang ekosistem *smart aquaculture* dan platform rantai pasok digital yang aplikatif dan mudah dioperasikan oleh warga," ujar Isna Nugraha.

Ketua Pokdakan Mandiri Banjarsari menyambut baik kehadiran tim akademisi ini. Pihaknya berharap, penerapan teknologi digital ini dapat mendongkrak produktivitas panen serta memperbaiki kesejahteraan ekonomi para anggotanya yang selama ini masih bergantung pada metode konvensional.

Dengan dimulainya tahapan koordinasi ini, implementasi perangkat pintar dan digitalisasi manajemen rantai pasok di Desa Banjarsari ditargetkan dapat segera berjalan penuh dalam beberapa bulan ke depan, sekaligus menjadi percontohan kampung perikanan digital modern di wilayah Gresik.

Tags/Hashtags: #UPNVeteranJatim #SmartAquaculture #RantaiPasokDigital #PokdakanMandiri #BanjarsariGresik #UPNMengabdi #DigitalisasiPerikanan




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment