Wisata Petik Sayur Desa Tembalang Didorong Go Digital, Tim PKM UPN Veteran Jatim dan UNU Blitar

By Redaksi ZN 24 Mei 2026, 21:06:59 WIB Wisata
Wisata Petik Sayur Desa Tembalang Didorong Go Digital, Tim PKM UPN Veteran Jatim dan UNU Blitar

Keterangan Gambar : Sumber Tim PKM - Lokasi Wisata Petisari


Zona Today Blitar – Pengembangan wisata edukasi berbasis pertanian terus menjadi perhatian dalam penguatan ekonomi desa dan agro-wisata berkelanjutan. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) skema Pengembangan Wilayah Desa/Pengembangan IPTEKS Wilayah dari UPN Veteran Jawa Timur bersama Universitas Nahdlatul Ulama Blitar saat ini tengah melaksanakan pendampingan dan penerapan teknologi pada usaha wisata edukasi petik sayur di Desa Tembalang, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program bertajuk “Penerapan Teknologi pada UMKM dan Wisata Petik Sayur untuk Penguatan Agro-Wisata Desa Tembalang Berbasis Kemitraan.”

Program dilaksanakan bersama mitra usaha wisata edukasi petik sayur milik Bapak Edi yang menjadi salah satu potensi unggulan agro-wisata Desa Tembalang.

Tim pengabdian dipimpin oleh Sugiarto dari Program Studi Bisnis Digital sebagai ketua tim. Anggota tim terdiri dari Isna Nugraha dari Teknik Industri UPN Veteran Jawa Timur serta Abd. Charis Fauzan dari Program Studi Ilmu Komputer Universitas Nahdlatul Ulama Blitar.


## Fokus Penguatan Agro-Eduwisata Desa

Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada penguatan wisata edukasi berbasis pertanian melalui penerapan teknologi, penguatan branding wisata, dan transformasi digital promosi desa wisata.

Wisata petik sayur yang dikelola Bapak Edi dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi edukasi pertanian karena menghadirkan pengalaman langsung bagi pengunjung untuk mengenal proses budidaya dan panen sayuran.

Ketua tim pengabdian, Sugiarto, menjelaskan bahwa konsep wisata edukasi pertanian memiliki peluang berkembang besar karena mampu menggabungkan sektor wisata, pendidikan, dan ekonomi masyarakat desa.

“Wisata petik sayur bukan hanya tempat rekreasi, tetapi juga media edukasi pertanian yang sangat potensial dikembangkan sebagai bagian dari agro-wisata desa,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan teknologi digital menjadi langkah penting agar wisata desa mampu dikenal lebih luas dan memiliki daya saing di era digital.

## Dorong Branding dan Digitalisasi Wisata Desa

Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian melakukan pemetaan potensi wisata, dokumentasi kawasan, identifikasi kebutuhan pengembangan, hingga penguatan branding digital wisata edukasi.

Pendampingan juga diarahkan pada strategi promosi berbasis media sosial dan penguatan identitas visual wisata petik sayur agar mampu menarik lebih banyak pengunjung.

Selain itu, tim turut melakukan diskusi terkait pengembangan model wisata berbasis pengalaman (*experience tourism*) yang saat ini menjadi tren dalam sektor pariwisata edukatif.

Sugiarto menyebut wisata berbasis pertanian memiliki peluang besar berkembang apabila didukung dengan strategi pemasaran digital yang tepat.

“Agro-eduwisata saat ini memiliki pasar yang bagus, terutama untuk wisata keluarga dan edukasi anak. Karena itu branding digital menjadi sangat penting,” jelasnya.

## Hilirisasi IPTEKS untuk Pengembangan Wisata Desa

Program pengabdian ini juga menjadi bagian dari hilirisasi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEKS) perguruan tinggi kepada masyarakat melalui penerapan inovasi dan transformasi digital pada wisata desa.

Kolaborasi lintas bidang antara Bisnis Digital, Teknik Industri, dan Ilmu Komputer dilakukan untuk mendukung pengembangan wisata secara lebih modern dan berkelanjutan.

Pendekatan multidisiplin tersebut diharapkan mampu membantu pengelola wisata dalam memperkuat tata kelola, promosi, hingga pengembangan layanan wisata berbasis teknologi.

Abd. Charis Fauzan dari UNU Blitar menilai konektivitas antar perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam memperkuat pembangunan desa berbasis inovasi.

“Kolaborasi antar kampus membuat proses pengabdian lebih komprehensif karena setiap bidang memiliki kontribusi berbeda dalam pengembangan desa wisata,” katanya.

## Pemerintah Desa Dukung Pengembangan Agro-Wisata
Pemilik usaha wisata edukasi petik sayur, Bapak Edi, menyambut baik kegiatan pendampingan tersebut karena dinilai membantu pengembangan wisata desa agar lebih dikenal masyarakat luas.
“Kami berharap wisata petik sayur ini bisa berkembang lebih baik dan menjadi daya tarik wisata edukasi di Desa Tembalang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tembalang, Suwendah Catur Woko, SE., menyampaikan bahwa pengembangan agro-wisata menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa berbasis potensi lokal.
Menurutnya, kerja sama dengan perguruan tinggi mampu membantu desa menghadirkan inovasi dan strategi pengembangan wisata yang lebih modern.

## Dukung Implementasi SDGs Desa dan Global

Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya:

SDG 2 – Tanpa Kelaparan (Zero Hunger)

SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth)

SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure)

SDG 11 – Kota dan Permukiman Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities)

SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals)

Melalui penerapan teknologi, branding digital, dan penguatan agro-eduwisata, wisata petik sayur Desa Tembalang diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi edukasi pertanian yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

### Fakta Singkat Kegiatan
* Judul: Penerapan Teknologi pada UMKM dan Wisata Petik Sayur untuk Penguatan Agro-Wisata Desa Tembalang Berbasis Kemitraan
* Skema:
  * Pengembangan Wilayah Desa / Pengembangan IPTEKS Wilayah
* Ketua Tim:
  * Sugiarto (Bisnis Digital)
* Anggota:
  * Isna Nugraha (Teknik Industri)
  * Abd. Charis Fauzan (Ilmu Komputer UNU Blitar)
* Mitra:
  * Wisata Edukasi Petik Sayur Bapak Edi Riyanto
* Lokasi:
  * Desa Tembalang, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar
* Fokus:
  * Branding wisata digital
  * Agro-eduwisata
  * Transformasi digital wisata desa
  * Penguatan wisata pertanian

SEO Keywords:

wisata petik sayur Blitar, agro wisata Desa Tembalang, wisata edukasi pertanian, PKM UPN Veteran Jatim, digitalisasi wisata desa, agro eduwisata Blitar, wisata desa berbasis pertanian, pengembangan wisata edukasi, transformasi digital wisata desa, wisata keluarga Blitar


Hashtag:

#WisataPetikSayur #AgroWisata #DesaTembalang #Blitar #WisataEdukasi #UPNVeteranJatim #UNUBlitar #PKM #PengabdianMasyarakat #TransformasiDigital #AgroEduwisata #WisataDesa #DigitalisasiWisata #SDGs #KampusBerdampak #ZonaToday #JawaTimur




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment