Martha Tilaar Meninggal Dunia, Legenda Kosmetik RI Tutup Usia

By Redaksi ZN 16 Okt 2026, 01:58:27 WIB Tokoh
Martha Tilaar Meninggal Dunia, Legenda Kosmetik RI Tutup Usia

ZONA TODAY JAKARTA — Industri kecantikan tanah air diselimuti awan kelam. Tokoh legendaris sekaligus pendiri Martha Tilaar Group, Dr. (H.C.) Martha Tilaar, dilaporkan meninggal dunia pada usia 89 tahun. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh pihak manajemen dan keluarga melalui unggahan resmi di akun media sosial perusahaan pada Rabu (14/10/2026) pagi.

Berdasarkan keterangan resmi, sang maestro kecantikan lokal tersebut mengembuskan napas terakhirnya dengan tenang sekitar pukul 06.22 WIB di Rumah Sakit Medistra, Setiabudi, Jakarta Selatan. Berpulangnya almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi segenap masyarakat Indonesia, terutama atas dedikasi tanpa batasnya dalam melestarikan budaya dan kekayaan alam Nusantara.

Detail Rencana Pemakaman di Karawang

Hingga saat ini, jenazah almarhumah disemayamkan di kediaman keluarga besar yang bertempat di kawasan Patra Kuningan Utara, Setiabudi, Jakarta Selatan. Karangan bunga dari jajaran pejabat negara, kolega bisnis, hingga para pelaku industri mode terus membanjiri area luar rumah duka.

Melalui pernyataan tertulis dari pihak keluarga, prosesi persemayaman akan dilakukan secara terhormat sebelum almarhumah diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya. "Didampingi oleh anak, cucu, keluarga, dan kolega yang mencintainya, Dr. (H.C.) Martha Tilaar akan dikebumikan pada hari Jumat, 16 Oktober 2026 di pemakaman keluarga di Karawang, Jawa Barat," demikian kutipan resmi dari rilis keluarga besar Martha Tilaar Group.

Kiprah Emas Mengangkat Cantik Alami Nusantara ke Dunia

Lahir di Kebumen pada 4 September 1937, perjalanan hidup perempuan bernama lengkap Martha Tilaar ini adalah wujud nyata dari ketekunan, inovasi, dan nasionalisme. Langkah awal kariernya di bidang kecantikan tergolong sangat bersahaja, di mana ia membuka sebuah salon kecantikan kecil berukuran 4x6 meter di garasi rumah orang tuanya di kawasan Menteng, Jakarta, pada tahun 1970.

Perjalanan legendarisnya berlanjut pada tahun 1977. Menggandeng mitra usaha Bernard Pranata dan Theresia Harsini Setiady, ia mendirikan PT Martina Berto. Perusahaan ini melahirkan jenama kosmetik lokal fenomenal, Sariayu Martha Tilaar, yang menjadi tonggak awal produksi produk kecantikan dan jamu modern di Indonesia.

Visi utama Martha adalah mematahkan dominasi kosmetik barat dengan membuktikan bahwa resep kecantikan tradisional dan bahan-bahan herbal asli Indonesia memiliki kualitas internasional. Usahanya berkembang masif hingga membangun pabrik kosmetik terpadu di kawasan Pulogadung pada 1981, yang kini menaungi belasan *brand* perawatan tubuh, jaringan spa waralaba, hingga lembaga pendidikan profesi kecantikan.

Penghargaan Negara dan Warisan Pemberdayaan Perempuan

Dedikasi tinggi almarhumah selama lebih dari lima dekade tidak hanya membuahkan profit bisnis, melainkan apresiasi tinggi dari negara. Atas jasanya mengembangkan industri kreatif berbasis kearifan lokal, Martha Tilaar dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma oleh Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 2016.

Lebih dari sekadar memproduksi kosmetik, almarhumah dikenal luas sebagai pionir penggerak emansipasi ekonomi dan pemberdayaan perempuan di pedesaan. Ribuan wanita di Indonesia telah mendapatkan pelatihan keterampilan memanen tanaman obat, teknik terapi spa, hingga wirausaha mandiri melalui program keberlanjutan yang ia inisiasi.

Pihak keluarga menegaskan komitmennya untuk menjaga dan meneruskan pilar nilai kemanusiaan, kecintaan budaya, serta kelestarian alam yang telah diletakkan almarhumah sebagai fondasi utama korporasi. Selamat jalan Dr. (H.C.) Martha Tilaar, karya dan keteladananmu akan selalu abadi menginspirasi kecantikan perempuan Indonesia.


Hashtags: #MarthaTilaar #KabarDuka #Sariayu #MarthaTilaarGroup #KosmetikIndonesia #TokohInspiratif #KecantikanNusantara #BeritaDuka #IndonesiaBerduka #MaestroKosmetik #ZonaToday




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment