- Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Ucapannya Usai Pengibaran Bendera Jadi Sorotan
- Pidato Prabowo Soal Pengupas Bawang Bikin Heboh, Rp700 Ribu atau Rp700 Per Kilogram?
- 16 Agustus 2026 Diperingati Hari Apa? Ini Daftar Momen Penting Menjelang HUT RI
- NTT Diguncang Gempa M7,7, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan BMKG
- Gempa NTT M7,7 Guncang Flores, Puluhan Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi
- IHSG 10 Agustus 2026 Sempat Menguat, tapi Ditutup Turun: Saham Apa yang Masih Diburu Investor
- UPN Veteran Jatim Perkuat Branding Digital Sanggar Nampani lewat Website dan Konten Kreatif
- Bromo Terbakar Hebat, Menhut Turun ke Lokasi! Ada Apa dengan Gunung Bromo
- Smart Farming Masuk Banyuwangi, UPN "Veteran" Jawa Timur Bantu Gapoktan Tunas Harapan Naik Kelas
- Gunung Bromo Terbakar, Api Meluas hingga 176 Hektare! Wisata Ditutup Total
Signifikansi Analitik Data dalam Pengembangan Bisnis Properti Modern di Era Ketidakpastian Ekonomi

Keterangan Gambar : Dokumentasi Pribadi
Zona Today Surabaya - Industri perumahan dan properti merupakan sektor yang sangat dinamis dan rentan terhadap fluktuasi ekonomi makro, perubahan regulasi, serta pergeseran daya beli masyarakat. Dalam menghadapi ketidakpastian tersebut, pengambilan keputusan strategis tidak lagi dapat bersandar pada intuisi manajerial semata, melainkan harus didukung oleh validitas data yang terukur. Urgensi pendekatan kuantitatif dalam ranah Business Development (Pengembangan Bisnis) ini menjadi sorotan utama dalam pemaparan Muhammad Hidayat Isa, S.T., M.T., MSc., salah satu narasumber kunci pada Scholarly Conference on Business Analytics & Management (SCALE) 2026. Konferensi ini diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur pada Kamis (16/4/2026) secara virtual. Di hadapan lebih dari 100 partisipan, Hidayat yang merupakan perwakilan dari entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor properti, membedah rumusan ekonometrika yang digunakan dalam memproyeksikan utilitas atau tingkat kepuasan konsumen. Ia menjelaskan bahwa variabel-variabel demografis dan spasial, seperti luas bangunan, kedekatan lokasi hunian dengan fasilitas pasar (kurang dari 2 km), hingga sensitivitas harga, harus dianalisis menggunakan pemodelan data sebelum perusahaan memutuskan untuk membangun tipe hunian tapak (landed house) atau hunian vertikal (highrise).
"Setiap variabel memiliki nilai utilitas yang harus dikalkulasi secara presisi. Business Development modern dituntut untuk mampu menerjemahkan keluaran data tersebut menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti (actionable insights) guna meminimalisasi risiko investasi," jelas Hidayat.
Pelaksanaan konferensi SCALE 2026 ini merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh para dosen Program Studi Manajemen UPN "Veteran" Jawa Timur. Melalui transfer pengetahuan langsung dari praktisi industri, sivitas akademika berupaya meningkatkan literasi analitik data bagi para mahasiswa dan pelaku usaha, yang merupakan implementasi dari pilar Tridharma Perguruan Tinggi.
- Viral Jawaban Siswa Cerdas Cermat Empat Pilar Disalahkan Juri, MPR RI Sampaikan Permintaan Maaf0
- Melampaui Pertumbuhan Nasional, BPIPI Kemenperin Beberkan Strategi Baru Industrialisasi di SCALE 2020
- Pemuda, Data, dan Keresahan Masa Depan: Merajut Pendidikan Berkualitas Lewat SCALE 20260
- Strategi Tingkatkan Nilai Jual Ikan Bakar Pantai Papuma Lewat Inovasi Kemasan UMKM Jember0
- Mendiktisaintek Brian Yuliarto Soroti Transformasi Pendidikan di Hari Pendidikan Nasional 20260
Penulis : Dimas Seputro
#SCALE2026 #UPNVeteranJatim #FEBUPN #BusinessAnalytics #DataAnalytics #AnalitikData #BusinessDevelopment #PropertiIndonesia #IndustriProperti #EkonomiDigital #TransformasiDigital #SmartProperty #PemodelanData #Ekonometrika #PengembanganBisnis #DataDriven #ActionableInsights #InvestasiProperti #HunianModern #SDG9 #SDG11 #KotaBerkelanjutan #PemukimanBerkelanjutan #InovasiIndustri #LiterasiData #MahasiswaIndonesia #BeritaPendidikan #BeritaEkonomi #ZonaToday #IndonesiaEmas2045











