- Tim Debutan yang Hampir Menumbangkan Juara Bertahan Argentina di Piala Dunia 2026
- Persaingan Top Skor Piala Dunia 2026 Memanas! Mbappe dan Messi Berburu, Haaland Terus Mengintai
- Danantara Mulai Bersih-Bersih PT Pos Indonesia, Dugaan Rekayasa Keuangan Terungkap
- Tiga Tuan Rumah Hadapi Ujian Sesungguhnya di 16 Besar Piala Dunia 2026
- Piala Dunia 2026: Wakil Asia Resmi Habis, Mimpi Cetak Sejarah Kembali Pupus di Babak Gugur
- Universitas Garut Kembangkan Website PT Mandraguna Pusaka Indonesia
- Resmi Berlaku 1 Agustus 2026! Pajak Marketplace Mulai Dipungut, Seller Wajib Tahu
- Bukan Cuma Sepak Bola! Kuliner di Piala Dunia 2026 Jadi Daya Tarik Baru
- Lukaku Belum Habis! Gol Krusial dan Mental Baja Bawa Belgia Bangkit Dramatis di Piala Dunia 2026
- Hasil Piala Dunia 2026 2 Juli: AS Lolos, Belgia Bangkit Dramatis! Babak 32 Besar Makin Panas
Pemuda, Data, dan Keresahan Masa Depan: Merajut Pendidikan Berkualitas Lewat SCALE 2026

Keterangan Gambar : Dokumentasi Pribadi
Zona Today Surabaya – Pernahkah kita meluangkan waktu sejenak untuk memikirkan bagaimana rupa dunia kerja lima atau sepuluh tahun dari sekarang? Bagi sebagian besar mahasiswa yang saat ini tengah duduk di bangku kuliah, pertanyaan semacam ini kerap memunculkan keresahan yang mendalam. Mereka menyadari sebuah realitas pahit: selembar ijazah dan gelar sarjana rasanya tak lagi cukup menjadi tameng pelindung untuk menghadapi dunia yang berubah dengan kecepatan brutal. Kita tidak lagi sekadar berada di era yang fluktuatif. Lanskap bisnis dan peradaban kita telah berubah wujud menjadi apa yang oleh para ahli disebut sebagai era BANI—Brittle (Rapuh), Anxious (Mencemaskan), Non-linear (Tidak Lurus), dan Incomprehensible (Sulit Dipahami). Di tengah tatanan yang serba mencemaskan ini, tebak-tebakan intuisi bukanlah cara yang bijak untuk merencanakan karier. Mahasiswa dihadapkan pada ancaman otomatisasi dan persaingan global yang tak mengenal batas negara.
Berangkat dari keresahan kolektif inilah, Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur mencoba menawarkan sebuah kompas arah yang jelas. Pada Kamis pagi (16/4/2026), ruang virtual kami dipenuhi oleh lebih dari 144 kepala yang gelisah namun dipenuhi harapan dalam perhelatan SCALE 2026 (Scholarly Conference on Business Analytics & Management). Inisiatif ini bukan sekadar pemenuhan kurikulum, melainkan langkah nyata kampus dalam merespons target global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Untuk bisa bertahan di era BANI dan mendapatkan pekerjaan yang layak, generasi muda harus dibekali kemampuan menerjemahkan lautan angka menjadi cerita bermakna, yakni Analitik Bisnis (Business Analytics). Konferensi berskala nasional ini dirancang sebagai ruang aman sekaligus kawah candradimuka bagi akademisi dan praktisi untuk duduk bersama. Ini adalah upaya sadar untuk menjembatani apa yang dipelajari di dalam kelas dengan realitas berdarah-darah yang terjadi di lapangan industri. Untuk membuka wawasan mahasiswa, kami menghadirkan pakar pengambil keputusan strategis. Dr. Alfiyan Darojat dari BPIPI Kementerian Perindustrian secara gamblang memaparkan bahwa target Indonesia Emas 2045 tidak akan pernah tercapai jika kita miskin talenta pengolah data. Beliau menegaskan bahwa pemerintah sangat bergantung pada riset-riset perguruan tinggi untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran demi pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Di sisi lain, Bapak Muhammad Hidayat Isa dari Perum Perumnas mengajak mahasiswa menyelami kerasnya realitas industri. Beliau membuka tabir bahwa dalam praktik Business Development, ekspansi pasar atau penciptaan produk baru sama sekali tidak mengandalkan feeling. Semua langkah dihitung secara matematis melalui pemodelan data yang presisi. Para mahasiswa yang hadir diajak menyadari bahwa data adalah instrumen bernyawa yang bisa merancang peradaban dan memastikan Indonesia tak hanya menjadi penonton di era digital. SCALE 2026 adalah ikhtiar kecil dari UPN "Veteran" Jawa Timur. Sebuah langkah konkret untuk memastikan para mahasiswa ini mengantongi kompas bernavigasi data, siap untuk memimpin diri mereka sendiri dan mengambil alih kemudi masa depan secara berkelanjutan.
Penulis : Dimas Seputro
Hashtag :
#SCALE2026 #UPNVeteranJatim #BusinessAnalytics #AnalitikBisnis #EraBANI #MahasiswaIndonesia #PendidikanBerkualitas #SDG4 #SDG8 #IndonesiaEmas2045 #DataAnalytics #DigitalTransformation #DuniaKerja #KarierMasaDepan #EkonomiDigital #ArtificialIntelligence #TransformasiDigital #FakultasEkonomiBisnis #FEBUPNVJT #BeritaPendidikan #KampusIndonesia #LiterasiData #FutureSkills #DataDriven #TeknologiDigital #ZonaToday #BeritaMahasiswa #PendidikanIndonesia #BusinessDevelopment #DataScience











