- Tim Debutan yang Hampir Menumbangkan Juara Bertahan Argentina di Piala Dunia 2026
- Persaingan Top Skor Piala Dunia 2026 Memanas! Mbappe dan Messi Berburu, Haaland Terus Mengintai
- Danantara Mulai Bersih-Bersih PT Pos Indonesia, Dugaan Rekayasa Keuangan Terungkap
- Tiga Tuan Rumah Hadapi Ujian Sesungguhnya di 16 Besar Piala Dunia 2026
- Piala Dunia 2026: Wakil Asia Resmi Habis, Mimpi Cetak Sejarah Kembali Pupus di Babak Gugur
- Universitas Garut Kembangkan Website PT Mandraguna Pusaka Indonesia
- Resmi Berlaku 1 Agustus 2026! Pajak Marketplace Mulai Dipungut, Seller Wajib Tahu
- Bukan Cuma Sepak Bola! Kuliner di Piala Dunia 2026 Jadi Daya Tarik Baru
- Lukaku Belum Habis! Gol Krusial dan Mental Baja Bawa Belgia Bangkit Dramatis di Piala Dunia 2026
- Hasil Piala Dunia 2026 2 Juli: AS Lolos, Belgia Bangkit Dramatis! Babak 32 Besar Makin Panas
Demonstrasi Besar di Pati Tolak Kenaikan Pajak 250%

Zona Today - Kota Pati diguncang aksi unjuk rasa besar-besaran pada hari ini. Ribuan warga memadati Alun-Alun dan Pendopo Kabupaten Pati, menentang wacana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB‐P2) sebesar 250 %. Aksi yang terjadi ini menjadi demonstrasi paling masif dalam sejarah daerah tersebut.
Berlatar frustrasi sendiri, warga dari berbagai lapisan—petani, pelajar, pekerja, hingga ibu rumah tangga—bergerak menyuarakan tuntutan agar rencana kenaikan PBB dibatalkan. Mereka menilai kebijakan tersebut memberatkan rakyat kecil dan tidak disosialisasikan secara memadai.
Ketika regent Sudewo enggan menemui massa, ketegangan mengemuka. Polisi dan TNI terpaksa menurunkan ratusan personel—termasuk penggunaan semprotan air dan gas air mata—untuk mengamankan lokasi, yang semula berjalan damai. Ratusan pengunjuk rasa terluka, beberapa tertangkap, dan suasana sempat memanas ketika beberapa kendaraan keamanan dibakar.
- Antusiasme Film \"Demon Slayer: Infinity Castle\" Picu Penjualan Tiket Gelap0
- Era Baru Sepak Bola Nasional: Super League Resmi Bergulir di Indonesia0
- Pajak Crypto Ditingkatkan, Regulasi Diperketat0
- Peringatan Komnas HAM: Bendera One Piece adalah Bentuk Kebebasan Ekspresi0
- Hari Terpendek di Tahun 2025, Fenomena Rotasi Bumi yang Lebih Cepat0
Sebagai respons, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati secara cepat meluncurkan langkah penyelidikan dengan membentuk hak angket terhadap bupati. Selain pemberatan pajak, warga juga menyuarakan penolakan terhadap proyek renovasi alun-alun, pemindahan pasar, dan kebijakan lain yang dinilai kontroversial.
Demonstrasi ini menjadi titik balik penting bagi pemerintahan lokal, membuka peluang dialog lebih konstruktif dan menjadi pelajaran tentang pentingnya transparansi dan konsultasi publik dalam pengambilan kebijakan.
Hashtag : #DemoPati #PBBNaik250 #PajakBumiBangunan #AksiMassa #ZonaToday #BeritaViral #PatiBergerak #HakAngket #KebijakanPublik #BeritaJawaTengah Zona #Today #ZonaToday #zonatoday.com











