CEK FAKTA: Heboh Klaim Bumi Kehilangan Gravitasi Selama 7 Detik di Bulan Agustus

By Redaksi ZN 20 Agu 2026, 11:15:04 WIB Internasional
CEK FAKTA: Heboh Klaim Bumi Kehilangan Gravitasi Selama 7 Detik di Bulan Agustus

CEK FAKTA: Heboh Klaim Bumi Kehilangan Gravitasi Selama 7 Detik di Bulan Agustus, Ini Penjelasan Resmi NASA - ZonaToday

JAKARTA, ZONATODAY.COM – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh sebuah narasi mencengangkan yang mengklaim bahwa planet Bumi akan kehilangan gaya gravitasi selama 7 detik pada pertengahan bulan Agustus. Isu ini menyebar luas di platform TikTok, X (Twitter), hingga Instagram, memicu kekhawatiran massal bahwa manusia dan benda-benda akan melayang di udara sebelum akhirnya jatuh menghantam tanah.

Narasi tersebut bahkan mencatut nama badan antariksa Amerika Serikat, NASA, dan menyebut adanya proyek rahasia bernilai miliaran dolar bernama "Project Anchor" yang mempersiapkan bunker bawah tanah untuk menghadapi fenomena ini. Namun, benarkah klaim tersebut? Mari kita bedah faktanya.

Hasil Penelusuran: Fakta atau Hoaks?

Berdasarkan hasil investigasi dan konfirmasi langsung, kabar mengenai Bumi kehilangan gravitasi selama 7 detik adalah MURNI HOAKS (BERITA BOHONG). Narasi ini tidak memiliki dasar ilmiah sama sekali dan sengaja dibuat untuk memicu kepanikan (clickbait).

Pihak NASA telah merilis pernyataan resmi untuk membantah keras klaim tersebut. Juru bicara NASA menegaskan bahwa isu "Project Anchor" maupun dokumen rahasia yang bocor itu sepenuhnya adalah disinformasi buatan akun-akun media sosial.

Mengapa Gravitasi Bumi Tidak Bisa 'Mati' Mendadak?

Para ilmuwan fisika dan astronomi menjelaskan bahwa dalam hukum sains, gaya gravitasi bukanlah sebuah sakelar lampu yang bisa dimatikan dan dinyalakan sesuka hati. Berikut adalah penjelasan ilmiah mengapa klaim ini mustahil terjadi:

  • Terikat pada Massa Bumi: Gaya gravitasi Bumi ditentukan secara mutlak oleh total massanya. Selama inti, mantel, kerak, samudra, dan atmosfer Bumi masih ada, gaya gravitasi akan selalu tetap ada.
  • Hanya Hilang Jika Bumi Lenyap: Satu-satunya cara agar Bumi benar-benar kehilangan gravitasinya adalah jika seluruh planet ini kehilangan massanya secara instan, sebuah skenario yang mustahil terjadi dalam semalam.
  • Gelombang Lubang Hitam Terlalu Lemah: Hoaks tersebut mengklaim adanya tabrakan lubang hitam yang membatalkan gravitasi Bumi. Faktanya, gelombang gravitasi dari luar angkasa sangat kecil dan sangat lemah saat mencapai Bumi, sehingga hanya bisa dideteksi oleh alat laboratorium super sensitif (seperti LIGO) dan tidak memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Fenomena Aslinya: Gerhana Matahari Total

Setelah ditelusuri lebih lanjut, tanggal Agustus yang dipakai oleh para pembuat hoaks tersebut sebenarnya bertepatan dengan fenomena astronomi biasa, yaitu Gerhana Matahari Total.

NASA menegaskan bahwa Gerhana Matahari—baik sebagian maupun total—sama sekali tidak memiliki dampak atau pengaruh apa pun terhadap kekuatan medan gravitasi Bumi. Peristiwa tersebut murni merupakan fenomena visual saat Bulan menutupi cahaya Matahari dari pandangan Bumi.

Kesimpulan: Jangan mudah percaya pada video atau unggahan mistis bin ajaib di media sosial yang mencatut nama lembaga sains formal tanpa menyertakan tautan riset resmi. Bumi kita tetap aman, dan gravitasinya tidak pernah hilang barang sedetik pun.

Dapatkan informasi klarifikasi dan cek fakta terpercaya lainnya hanya di ZonaToday.com.


Hashtags: #CekFakta #HoaksGravitasi #GravitasiBumi #BeritaNASA #ProjectAnchor #GerhanaMatahari #TurnBackHoax #ZonaToday #SainsEdukasi




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment