- Tampil dengan Gaun Putih Mawa Kenang Momen Akad Nikah Ungkapan Selamanya Jadi Sorotan
- Prabowo Subianto Sampaikan Belasungkawa ke Iran, Kirim Surat Resmi untuk Pemimpin Tertinggi
- Pimpinan Tertinggi Iran Wafat 28 Februari 2026, Dunia Soroti Dampak Besar Konflik
- Perang Memanas Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel Serang Iran, Dunia Waspada
- Viral Isu Indonesia Gabung Amerika Serikat, Warganet Heboh Bahas Fakta Sebenarnya
- Ucapan Prabowo Subianto Sambut 1 Ramadhan 1447 H, Ajak Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial
- Hasil Sidang Isbat: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H, Umat Islam Mulai Puasa Serentak
- Pasca Valentine 2026, Media Sosial Diramaikan Kisah Cinta hingga Curhatan Warganet
- Valentine Day 2026 Jadi Sorotan, Momen Kasih Sayang Dirayakan dengan Beragam Cara
- Viral Aksi Pungli di Tempat Wisata Februari 2026, Warganet Desak Penertiban
NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni sebagai Anggota DPR Usai Kontroversi Orang Tolol

Zona Today - Partai NasDem resmi menonaktifkan dua kadernya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, dari keanggotaan DPR RI mulai 1 September 2025. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum NasDem Surya Paloh bersama Sekretaris Jenderal Hermawi Taslim, yang menyebut langkah tersebut diambil demi menjaga marwah partai sekaligus merespons keresahan publik.
Langkah drastis ini merupakan buntut dari pernyataan kontroversial Ahmad Sahroni yang menyebut wacana pembubaran DPR sebagai ide “paling tolol sedunia”. Pernyataan itu memicu gelombang kritik luas, terutama di tengah kondisi politik nasional yang sedang memanas akibat demonstrasi besar menolak tunjangan DPR. Kritik serupa juga ditujukan kepada Nafa Urbach yang dianggap melontarkan pernyataan tidak sensitif terhadap situasi rakyat.
Kemarahan publik terhadap Sahroni bahkan berujung pada aksi massa yang menyerang kediamannya di kawasan Tanjung Priok. Rumah mewah yang dikenal sebagai milik “Crazy Rich Priok” itu mengalami kerusakan akibat amukan demonstran. Sahroni sebelumnya sudah dicopot dari jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR dan dipindahkan ke Komisi I, sebelum akhirnya dinonaktifkan sepenuhnya sebagai anggota dewan.
- TikTok Tangguhkan Fitur Live di Indonesia Usai Bentrokan Demonstran0
- Tiga Orang Tewas Akibat Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa0
- Presiden Batalkan Kunjungan ke China Karena Demonstrasi Memanas0
- Aksi Mahasiswa Akan Kembali Digelar Usai Tragedi Kematian Pengemudi Ojol0
- Affan Kurniawan, Driver Ojol Tewas Tertabrak Rantis Polisi, Presiden Desak Usut Transparan0
Sekjen NasDem, Hermawi Taslim, menegaskan bahwa keputusan ini adalah bagian dari komitmen partai untuk menjaga kepercayaan publik. “Partai NasDem berdiri atas dasar aspirasi rakyat. Pernyataan kader yang menyinggung masyarakat jelas tidak bisa ditoleransi. Nonaktifasi ini adalah bukti bahwa kami lebih mementingkan rakyat daripada kepentingan individu,” ujar Hermawi.
Sebagai tindak lanjut, Pergantian Antar Waktu (PAW) segera diberlakukan. Nama Yusriah Dzinnun, peraih suara terbanyak kedua di Dapil DKI Jakarta III, disebut-sebut menjadi kandidat kuat pengganti Sahroni. Mekanisme ini diharapkan dapat segera meredam ketegangan dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap representasi politik NasDem di parlemen.
Penonaktifan ini menjadi sinyal penting bahwa tekanan publik di era digital semakin berpengaruh dalam menentukan arah politik partai. Banyak pengamat menilai keputusan cepat NasDem adalah strategi untuk menyelamatkan citra partai sekaligus menjaga stabilitas di tengah gelombang protes nasional yang masih berlangsung.
Hashtag : #Zona #Today #ZonaToday #zonatoday.com #NasDem #AhmadSahroni #NafaUrbach #NonaktifDPR #CrazyRichPriok #PAW #YusriahDzinnun #DemoNasional2025 #ZonaTodayNews #ReformasiDPR











