- Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Perkuat Persatuan dan Transformasi Bangsa
- Kemenag Resmi Tetapkan Idul Adha 1447 Hijriah Jatuh pada 27 Mei 2026
- Green Charity Akuntansi UPN Jatim Edukasi Daur Ulang Plastik Bersama Anak Panti
- Lille Finis Posisi Ketiga Ligue 1 Lolos Liga Champions Catatan Bersejarah bagi Diaspora Indonesia
- Alex Marquez Alami Kecelakaan Horor di MotoGP Catalunya 2026, Balapan Sempat Dihentikan
- Arsenal Resmi Juara Premier League, Akhiri Penantian Panjang The Gunners
- Sindikat Love Scamming di Dalam Rutan Kotabumi Terbongkar, Ratusan Tahanan dan Pegawai Diduga Terlib
- Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
- Polemik Pengadaan Chromebook Seret Nama Nadiem, Publik Soroti Proses Hukum
- Fakultas Ilmu Komputer UPN Veteran Jatim dan UNHASA Perkuat Kolaborasi Abdimas
Mahasiswa Asing di AS Gelisah di Tengah Tekanan dari Trump

Amerika Serikat dikenal memiliki sejumlah universitas unggulan yang menonjol dalam hal penelitian dan kebebasan akademik. Namun, langkah-langkah yang diambil Presiden AS Donald Trump, seperti melakukan razia di kampus, memberhentikan tenaga pengajar, menghentikan dana riset, serta menangkap mahasiswa yang menentang perang dan mendukung Palestina, telah menciptakan ketegangan di lingkungan kampus di seluruh AS.
Di Columbia University, salah satu perguruan tinggi terkemuka di New York, beberapa staf diberhentikan dan proyek riset dihentikan. Mahasiswa internasional di kampus tersebut kini dihantui ketakutan akan penangkapan dan deportasi.
Hashtag : #KampusASResah #MahasiswaInternasional #ColumbiaUniversity #TrumpPolicy #KebebasanAkademikTerancam











