- Tampil dengan Gaun Putih Mawa Kenang Momen Akad Nikah Ungkapan Selamanya Jadi Sorotan
- Prabowo Subianto Sampaikan Belasungkawa ke Iran, Kirim Surat Resmi untuk Pemimpin Tertinggi
- Pimpinan Tertinggi Iran Wafat 28 Februari 2026, Dunia Soroti Dampak Besar Konflik
- Perang Memanas Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel Serang Iran, Dunia Waspada
- Viral Isu Indonesia Gabung Amerika Serikat, Warganet Heboh Bahas Fakta Sebenarnya
- Ucapan Prabowo Subianto Sambut 1 Ramadhan 1447 H, Ajak Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial
- Hasil Sidang Isbat: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H, Umat Islam Mulai Puasa Serentak
- Pasca Valentine 2026, Media Sosial Diramaikan Kisah Cinta hingga Curhatan Warganet
- Valentine Day 2026 Jadi Sorotan, Momen Kasih Sayang Dirayakan dengan Beragam Cara
- Viral Aksi Pungli di Tempat Wisata Februari 2026, Warganet Desak Penertiban
FIFA Jatuhi Denda Rp 400 Juta ke PSSI, Jumlah Penonton Saat Lawan China Akan Dibatasi

Keterangan Gambar : Suporter Timnas Indonesia di GBK (ZN)
Zona Today - FIFA secara resmi menjatuhkan sanksi kepada PSSI akibat tindakan diskriminatif yang dilakukan sebagian suporter Indonesia saat laga melawan Bahrain pada 25 Maret 2025 di Stadion Gelora Bung Karno. Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyampaikan bahwa FIFA memberikan dua bentuk sanksi utama: denda sebesar lebih dari Rp 400 juta dan kewajiban membatasi jumlah penonton pada pertandingan berikutnya melawan China.
Pembatasan itu mencakup penutupan sekitar 15 persen kapasitas tribun, terutama di area belakang gawang yang biasa ditempati kelompok suporter La Grande Indonesia dan Ultras Garuda. FIFA menilai insiden bernada xenofobia terjadi di sektor 19 pada menit ke-80 pertandingan.
Meski demikian, PSSI masih diberi peluang untuk tetap mengisi area yang ditutup, asalkan tempat duduk tersebut diberikan kepada komunitas tertentu seperti pelajar, keluarga, perempuan, atau kelompok anti-diskriminasi. Para penonton di area itu juga diminta membawa spanduk yang mengampanyekan nilai-nilai antidiskriminasi.
- Tim Woodwall Indonesia Sabet 1 Emas dan 2 Perak di Taiwan Open 20250
- Dukung Pertumbuhan Ekonomi, 3.000 UMKM Kota Malang Ikut Porprov Jatim 20250
- Tottenham Raih Gelar Liga Europa Usai Tekuk Man United0
- Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Gelar Dragbike Street Race 2025 untuk Redam Balap Liar di Jalanan0
- Atlet Angkat Besi Iran Raih Gelar Pria Terkuat Asia0
FIFA menegaskan pentingnya menjunjung prinsip kesetaraan, kemanusiaan, dan saling menghargai. PSSI pun diminta menyusun rencana komprehensif dalam memerangi diskriminasi di sepak bola nasional. Arya mengingatkan bahwa insiden ini harus menjadi pembelajaran bersama untuk mendorong edukasi dan literasi suporter agar kejadian serupa tidak terulang.
Hashtag: #FIFA #PSSI #ZonaToday.com #ZonaToday #Zona #Today #SanksiFIFA #AntiDiskriminasi #SepakBolaIndonesia #Xenophobia #SuporterBijak #LawanRasisme











